DPRD Komisi III dan Komisi IV Kabupaten Nganjuk Study Banding ke DPRD Kabupaten Banyumas

Dilihat : 1908 Kali, Updated: Selasa, 28 Januari 2020
DPRD Komisi III dan Komisi IV Kabupaten Nganjuk Study Banding ke DPRD Kabupaten Banyumas

Purwokerto -  Penerimaan kunjungan kerja diterima oleh ketua DPRD Kabupaten Banyumas Dr. Budhi Setiawan didampingi oleh Bapak Mustofa selaku Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Banyumas serta Dinas OPD terkait yang terdiri dari Dinas Lingkungan Hidup dan DINPORABUDPAR Kabupaten Banyumas pada hari Senin, 20 January 2020 diruang rapat paripurna kompleks kantor DPRD Kabupaten Banyumas. Anggota DPRD Kabupaten Nganjuk berjumlah 30 orang. maksud dan tujuan kunjungan kerja DPRD Kabupaten Nganjuk adalah berkaitan dengan pengelolaan sampah dan pengelolaan pariwisata. DPRD Kabupaten Nganjuk memiliki 7 fraksi dengan PDIP merupakan partai terbesar dengan 13 kursi, PKB 9 kursi, Partai Hanura 6 kursi, partai Gerindra 6 kursi, partai golkar 5 kursi, partai Demokrat dan Partai Nasdem masing-masing 3 kursi, PKS 2 Kursi dan Partai Perindo 1 kursi, jadi total terdapat 50 kursi. 

Berkaitan dengan pengelolaan limbah, menurut Dr. Budhi Setiawan sementara saat ini Kabupaten Banyumas belum memiliki untuk pengelolaan limbah, dulu pada awalnya setiap unit memiliki alat/ kendaraan akan tetapi karena adanya peraturan baru maka semua dihentikan, pada akhirnya Kabupaten Banyumas bekerja sama dengan PT.Jasa Manivest yang ada di Cikarang yang nantinya limbah-limbah tersebut diangkut seharga Rp. 25.000 /Kg nya. Menurut pendapat dari perwakilan Dinas Lingkungan Hidup , waacana pengelolaan limbah B3 sudah ada proses dan proses terebut masih berjalan dengan ijin dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Selain itu penanganan limbah plastic dapat dikelola menjadi bahan dasar pembuatan aspal dan ditampung oleh penghasil perusahaan aspal, sedangkan limbah selain plastic dapat dikelola menjadi pakan ikan lele. pengawasan limbah selalu mengumpulkan limbah-limbah dari Rumah Sakit dan yang lainnya dan melakukan evaluasi hampir setiap triwulan sekali. 

Terkait pengelolaan wisata, Dr.Budhi Setiawan juga menyampaikan bahwa objek pariwisata yang terletak di daerah dataran tinggi seperti hutan pinus, Kebun Raya Baturraden dan yang lainnya pihak pengelola objek pariwisata tersebut bekerja sama dengan perhutani dan akan dibagi hasil. untuk sampai saat ini objek wisata yang menjadi primadona di wilayah Kabupaten Banyumas adalah taman wisata Baturraden. lokawisata Baturraden menurut Mustofa sampai sekarang ini merupakan penyumbang pendapatan asli daerah terbesar yakni hingga 10,2 Milliar. selain itu juga terdapat beberapa desa wisata yang ada dan menyebar di beberapa desa di Kabupaten Banyumas dengsn harapan dapat mengembangkan pendapatan ddaerah melalui tempat wisata. adapun 5 objek pariwisata yang dikelola oleh pemda antara lain objek wisata Baturraden, Taman Balai Kemambang, Taman Kota Andhang Pangrenan, Museum Jenderal Soedirman, dan lokawisata Kalibacin. Sedangkan objek-objek wiata yang ada di daerah perdesaan atau yang termasuk desa wisata dikelola oleh pemerintahan atau warga setempat. 

Komentar